Tampilkan postingan dengan label penting. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label penting. Tampilkan semua postingan

Minggu, 22 Februari 2015

PENTINGNYA PERANAN PIUTANG DALAM DUNIA BISNIS




Dunia bisnis merupakan samudra yang luas, yang harus diseberanggi dengan kapal pesiar, seperti  halnya bisnis yang harus diseberanggi dengan modal bisnis dimana semakin besar suatu bisnis semakin besar pula modal yang harus di miliki sebab kunci utama dari bisnis adalah modal  baik modal sendiri atau modal pinjaman  (piutang usaha) maka dari itulah suatu usaha perlu adanya anggaran piutang untuk kelancarannya.
Piutang  adalah salah satu bentuk  investasi. Sama pada investasi lain seperti investasi yang berwujud dana Kas dan Bank. Persediaan berbagai macam (bahan baku, barang setenggah jadi dan sebagai  salah satu bentuk investasi maka piutang dagang adalah sebagai berikut :
(1)    Menyerap sejumlah dana modal kerja
(2)    Mempunyai usia tertentu sesuai waktu keterikatan.
(3)    Mempengaruhi tingkat resiko perusahaan keseluruhan.
(4)    Perlu dimonitor tingkat efisiensi pengelolaannya dari waktu ke waktu.  
       Sebagai salah satu bentuk kekayaan piutang dagang masuk sebagai salah satu unsur aktiva lancar. Dengan demikian piutang dagang dianggap memiliki perputaran yang cepat kurang dari satu tahun.

A.         Manfaat  Yang diperoleh :
Beberapa manfaat yang dapat diperoleh dengan penjualan kredit antara lain :
1.        Merupakan upaya meningkatkan omzet penjualan.
2.        Dengan meningkatkan volume penjualan maka keuntungan pun diharapkan akan            meningkat.
3.       Dengan adanya hubungan yang piutang maka hubungan dagang perusahaan   dengan para pembelinya menjadi erat, sehingga kredit menjadi kontinyuitas   hubungan.
4.       Pada jenis Usaha tertentu , seperti produsen rumah dan perdagangan kendaraan bermotor, dimana hubungan kredit berjangka lama maka kredit menciptakan  keuntungan tambahan perusahaan.


B.         Tujuan Piutang
Beberapa tujuan dari piutang usaha antara lain :
1.       Mempererat kerjasama antar perusahaan;
2.       Menumbuhkan sikap saling  membantu antar perusahaan terutama,  investasi  dalam perusahaan;
3.       Mendukung  tumbuh besarnya suatu perusahaan atau tingkatan bisnis sebab dengan piutang perusahaan, lebih cepat dalam mendapat kredit usaha, terutama usaha kecil apabila mendapat kredit usaha patungan yang banyak maka usaha tersebut akan mudah tumbuh besar.

C.         Peranan Piutang Dalam Bisnis
           Peranan yaitu pendukung yang penting sebab dengan adanya piutang usaha apabila piutang tersebut dalam bentuk investasi  perusahaan, maka modal perusahaan akan semakin besar sehingga perusahaan dapat melakukan perbaikan-perbaikan dalam usahanya serta dapat menambah modal usahanya, misal : suatu perusahaan manufaktur dengan modal sedikit dan peralatan yang sederhana dalam memproduksi produknya atau barangnya apabila mendapat tambahan modal dari investasi penanam modal maka peralatan bisa diganti dengan yang lebih modern dan bahan baku bisa ditambah agar  menghasilkan produk yang lebih banyak.
     Suatu  piutang usaha dalam suatu bisnis agar mudah pemanfaatanya didalam bisnis maka perlu adanya perbaikan-perbaikan sistem perhitungan piutang serta kita sebagai pebisnis haruslah mengetahuhi piutang yang benar-benar bermanfaat atau piutang tersebut menyebabkan kerugian karena kredit yang dimiliki klien bisnis  pada piuatang kadang kala ada bersifat manupulasi atau penipuaan maka  dari itulah kita harus benar  - benar mewaspadahi sikap-sikap klien selain kita harus dapat memanfaatkan klien bisnis dengan sebaik mungkin.

Kesimpulan
Piutang merupakan kegiatan yang mendukung berjalananya suatu bisnis, sebab bisnis dengan modal sedikit perlu adanya investasi yang benar-benar nyata , selain itu investasi merupakan modal yang merupakan kebutuhan dalam suatu bisnis.
 

Kamis, 12 Februari 2015

PENTINGNYA AUDIT DALAM PERUSAHAAN


Dalam perusahaan suatu pemeriksaan auditor sangatlah penting sebab kasus demi kasus dalam fraud (kecurangan) sangat merugikan keuangan perusahaan sebab keuangan perusaan merupakan kunci dari modal dan berjalanya suatu perusahaan.  Maka dari itulah dalam auditor terdapat tipe audit yang digolongkan sebagai berikut :
1.        Audit  Laporan Keuangan
Audit yang dilakukan oleh auditor Independen terhadap laporan keuangan yang disajikan oleh kliennya untuk menyatakan pendapat mengenai    kewajaran laporan keuangan tersebut .
2.        Audit  Kepatuhan
       Audit kepatuhan adalah audit yang tujuannya untuk menentukan apakah yang diaudit sesuai dengan kondisi   atau peraturan tertentu.
3.        Audit Operasional
   Merupakan review secara sistimatik kegiatan organisasi, atau bagian    daripadanya, dalam hubungan tujuan tertentu. Tujuan audit operasional adalah : 
o      Mengevuasi kinerja
o      Mengidentivikasi kesempatan untuk peningkatan
o      Membuat rekomendasi untuk perbaikan atau tindakan lebih lanjut.

    Dari ke tipe auditor ,  misalnya audit laporan keuangan apabila pemeriksaan keuangan  tidak adakecurangan, kadang kepatuhan perusahaan yang kurang maka peraturan pada suatu perusahaan tidak berjalan secara semaksimal mungkin maka dari itulah perusahaan perlu adanya perbaikan-perbaikan dan motivasi terbaru didalam dunia peraturan yang baik sehingga dapat dipatuhi semua peraturan-peraturan perusahaan sehingga dapat mewujudkan  kondisi keuangan perusahaan yang sehat serta stabil sehingga sistem operasional perusahaan pun lebih baik sehingga terciptanya kepatuhan dalam audit operasional perusahaan sehingga tidak terjadi kecurangan dalam operasional perusahaan.
Pada dasarnya ke tiga tipe audit memiliki hubungan antar satu sama lainnya sebab adanya laporan keuangan,selalu di awali dengan adanya laporan operasional perusahaan dimana laporan operasional dalam pembuatanya selalu terhubung dengan pihak dalam perusahaan teutama kepatuhan karyawan. Dengan demikian auditor merupakan sumber perbaikan sistem audit atau pemeriksaan perusahaan sebab pemeriksaan merupakan kunci dari kebenaran data perusahaan dan nilai-nilai dalam kepatuhan suatu organisasi perusahaan jadi dapat disimpul bahwa auditor merupakan sumber dari sistem perbaikan perusahaan sebab auditor memiliki tugas yaitu memeriksa perusahaan atau dengan kata lain tingkat kejujuran perusahaan tergantung pada auditor perusahaan tersebut.